Emergency Help! +62 811 866869
Advanced
Search
  1. Home
  2. Mengenal Metode Pendidikan yang Cocok untuk Anak Autis

Mengenal Metode Pendidikan yang Cocok untuk Anak Autis

  • July 20, 2020
  • 1 Like
  • 61 Views
  • 0 Comments

AutiFriends, tentunya semua orang tua ingin mendapatkan anak yang sempurna, namun tidak sedikit orang tua yang mendapatkan karunia anak yang istimewa dengan autisme sehingga membutuhkan pendidikan yang juga khusus.

Di Indonesia sendiri berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada 2017, setidaknya ada 1,6 juta anak berkebutuhan khusus. Namun sayangnya, baru 18 persen dari jumlah tersebut yang mendapatkan pendidikan inklusi.

Kita simak metode pendidikan yang cocok untuk anak autis yuk:

1. Sekolah Umum untuk Anak Hiperaktif

Meski kerap kali dibedakan dan diistimewakan, ada anggapan kalau anak-anak autis yang hiperaktif dan juga sulit berinteraksi dengan orang lain akan lebih terbantu bila bersekolah di sekolah umum. Ada anggapan kalau semakin sering anak autis berbaur dengan orang normal, akan membuat mereka semakin mudah melatih diri untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Sekolah umum juga penting karena anak autis nantinya bakal menerapkan ilmu dan memamerkan bakat yang dimilikinya di muka umum. Meski memiliki kekurangan pada satu hal, anak autis juga memiliki potensi yang bisa digali dan tentu saja sangat mungkin bisa bermanfaat bagi orang lain.

Sejauh ini, beberapa sekolah umum di berbagai tingkatan seperti SD, SMP, SMP sudah mulai menerima anak berkebutuhan khusus. Anak-anak itu tidak langsung dilepas begitu saja, melainkan ditemani pendamping untuk memberikan pengertian bagi anak autis dan juga lingkungan sekitar.

2. Sekolah Inklusif

Selain sekolah umum, sekolah inklusif bisa menjadi pilihan terbaik bagi anak autis. Sekolah dengan sistem pendidikan inklusif memungkinkan anak dengan beragam macam kekhususan, terutama autisme bisa menikmati pendidikan yang terintegrasi.

Pada pelaksanaannya, pendidikan untuk anak autis berlangsung secara komprehensif, yakni secara menyeluruh dari akademik hingga interaksi sosialnya. Pola ini sangat penting bagi anak autis, karena kebutuhan mereka bukan hanya pada akademik saja melainkan juga komunikasi dan sosial anak.

Sekolah inklusif tidak hanya memiliki tenaga pendidik seperti sekolah umum, namun juga ada guru pembimbing khusus, shadow teachers, terapis, psikolog, dan juga tenaga lainnya yang disediakan sekolah.

Kalaupun tidak lengkap, tenaga psikolog dan shadow teacher bisa dikerjasamakan antara orang tua dan pihak sekolah.

3. Sekolah Luar Biasa

Sekolah Luar Biasa (SLB) adalah sistem penyelenggaraan pendidikan khusus yang terpisah dengan anak umum lainnya. Ditambah lagi, anak–anak berkebutuhan khusus di tempatkan secara khusus sesuai dengan kebutuhannya. Dalam penyelenggarannya SLB ini ada yang mengkhususkan khusus tuna netra, tuna rungu maupun tuna daksa.

SLB memiliki keunggulan antara lain anak akan mendapatkan pelayanan dan pendidikan sesuai kemampuannya. Ditambah lagi, di kelas kemampuannya disesuaikan dengan teman–temannya, hal ini memudahkan untuk memberikan asesmen dan memberikan pelayanan.

Anak juga akan mendapatkan program khusus yang sesuai dengan kemampuannya yang sudah di susun dalam kurikulum.

Sementara bagi orang tua, akan lebih memahami dan lebih ikhlas dalam mengasuh karena kondisinya di SLB beragamnya kondisi sehingga menjadikan orang tua lebih termotivasi.

 

Demikianlah beberapa metode pendidikan untuk anak-anak autis beserta penjelasannya. Orang tua tentu memiliki pilihan untuk memilih pendidikan yang cocok untuk anak-anak autis agar tumbuh kembang mereka bisa lebih optimal. Meskipun demikian, peran aktif orang tua tetap diutamakan agar proses tumbuh kembang mereka bisa lebih terarah dengan baik

Leave Your Comment