Emergency Help! +62 811 866869
Advanced
Search
  1. Home
  2. Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan Bayi dan Tips Menstimulasinya

Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan Bayi dan Tips Menstimulasinya

  • September 28, 2019
  • 0 Likes
  • 45 Views
  • 0 Comments

Mengapa mengajak bayi tertawa? Bagaimana dan apa manfaatnya? Tertawa, selain menyenangkan dan melepas stres, ternyata memiliki banyak manfaat kesehatan, tak terkecuali pada bayi.

Menurut ahli, bayi yang sering tertawa bisa tumbuh lebih sehat. Hal ini karena tertawa bisa melepaskan zat kimia yang disebut serotonin ke otak.

Saat bayi sudah mengembangkan senyum sosialnya , sekitar usia 6-8 bulan, bayi bisa diajak bermain dan bercanda sehingga orangtua bisa membuat bayi tertawa. Kegiatan bermain dan bercanda ini termasuk stimulasi perkembangan bayi, khususnya perkembangan sosio-emosi bayi.

Berbagai manfaat yang bisa didapatkan dari tertawa antara lain :

  1. – Meningkatkan tekanan darah
  2. – Meningkatkan detak jantung
  3. – Mengubah pernapasan
  4. – Memberikan dorongan untuk sistem kekebalan tubuh
  5. – Peningkatan kecerdasan
  6. – Koordinasi otot

Manfaat tertawa untuk aspek non fisik, orangtua yang sering menstimulasi bayi untuk tertawa akan lebih meningkatkan bonding atau ikatan yang erat.

Ada beberapa trik yang bisa dilakukan orangtua untuk menstimulasi bayi untuk bisa tertawa:

1. Stimulasi ekspresi

Saat orangtua sering menunjukkan ekspresi bahagia, bayi akan merasakan dan menirunya. Penelitian yang pernah dilakukan oleh psikolog menunjukkan bahwa bayi meniru berbagai ekspresi dari orang tuanya, termasuk ekspresi marah maupun sedih.

Jadi, agar bayi bahagia, tentunya harus dimulai dari orangtuanya terlebih dahulu.

2. Stimulasi fisik

Bayi juga sangat responsif terhadap rangsangan fisik. Hal ini karena bayi suka berinteraksi dengan orang lain, sehingga kontak fisik tertentu akan membuat mereka tersenyum dan tertawa.

Beberapa hal yang bisa dilakukan ialah menggelitik bayi dan permainan tepuk tangan sambil bernyanyi.

3. Stimulasi suara

Suara ibu yang mendayu, bernada lucu maupun menghibur bisa membuat bayi tertawa. Bagi bayi yang sudah bisa cooing maupun babbling (mengucapkan bababa, gagagaga, atau suara lain yang serupa), bisa pura-pura memahami maksud perkataan bayi.

Buatlah bayi semakin sering megoceh karena selain bisa menstimulasi tertawa, hal ini bisa juga menstimulasi perkembangan bahasa Si Kecil.

Stimulasi yang dilakukan pun bisa menggunakan berbagai alat bantu berupa Alat Permainan Edukatif (APE). Namun, jangan terlalu berlebihan dalam merangsang bayi Moms untuk tertawa.

Beberapa orangtua merasa senang sering menggelitik atau mengangkat bayi ke udara. Hal itu dinilai agak berbahaya, sehingga sebaiknya menstimulasi Si Kecil untuk tertawa dilakukan dengan cara yang aman dan sederhana seperti metode di atas.

Sumber: Nakita

Image: parenting.orami.co.id

Leave Your Comment