Emergency Help! +62 811 866869
Advanced
Search
  1. Home
  2. Berikut Adalah Tips Mengasuh Anak Autis Selama Pandemi COVID-19

Berikut Adalah Tips Mengasuh Anak Autis Selama Pandemi COVID-19

  • May 23, 2020
  • 0 Likes
  • 49 Views
  • 0 Comments

Semua anak saat ini menghadapi ketidakpastian karena perubahan mendadak pada rutinitas dan hilangnya koneksi sehari-hari dengan guru, teman, dan keluarga akibat dari penyebaran virus COVID-19. Anak-anak dengan gangguan Autism Spectrum Disorder (ASD) mungkin mengalami kesulitan mengatasi kondisi saat ini. ASD dapat memengaruhi perilaku, sosial, dan keterampilan komunikasi anak. Ini dapat mempersulit mereka untuk memahami dan memproses apa yang terjadi pada diri mereka sendiri dan orang lain, terutama selama masa-masa penuh tekanan.

Anak-anak dengan autisme mungkin kesulitan memahami informasi tentang COVID-19 yang disajikan di berita, di media sosial, dan selama percakapan keluarga. Mereka mungkin juga kesulitan menyampaikan kekhawatiran mereka atau mengajukan pertanyaan, terutama jika mereka stres atau bingung. Mereka mungkin juga menjadi mudah frustrasi selama masa ini karena sulit untuk memahami dan menyampaikan emosi mereka kepada orang lain. Selain itu, seperti banyak orang tua dari anak-anak dengan autisme tahu, perubahan jadwal dan rutinitas sering memicu peningkatan frustrasi, kecemasan, dan perilaku yang mengganggu.

Selama masa stres dan ketidakpastian, karena pandemi ini, anak-anak membutuhkan dukungan ekstra dari pengasuh mereka. Orang tua dari anak-anak dengan ASD dapat menggunakan strategi dan pengajaran berikut untuk membantu mereka menangani masalah yang terjadi akibat tekanan kondisi saat ini. Berikut adalah kita-kiat mengasuh anak autis selama masa pandemi.

Gunakan bahasa dan visual yang jelas untuk berkomunikasi

Coba gunakan narasi sosial dibantu dengan visual sederhana, dengan gerakan tangan, atau video misalnya, untuk memperjelas situasi, menawarkan panduan dan aturan baru tentang tindakan atau perilaku tertentu. Metode ini juga bisa digunakan sebagai terapi bagi anak.

Strategi ini juga dapat membantu anak-anak memahami Covid-19, mendapatkan harapan baru, dan memahami perubahan pada rutinitas mereka. Dengan metode ini Anda dapat menjelaskan dan menggambarkan bagaimana jarak sosial itu dan aturan mencuci tangan yang baik.

Buat struktur dan rutinitas baru

Susun jadwal seperti rutinitas normal anak di sekolah. Pertahankan rutin tidur dan bangun yang konsisten. Gunakan penjelasan secara visual dengan gambar untuk setiap kegiatan harian mereka. Seimbangkan kegiatan terstruktur dengan yang tidak terstruktur termasuk penggabungan mata pelajaran sekolah, pekerjaan rumah tangga untuk mengerjakan keterampilan hidup sehari-hari, dan kegiatan sosial berbasis keluarga.

Pantau kesehatan mental anak Anda

Jika Anda melihat tanda-tanda kecemasan atau depresi seperti perubahan pola tidur atau makan, peningkatan perilaku berulang, kekhawatiran yang berlebihan, peningkatan emosi atau lekas marah, cari dukungan tambahan dari penyedia layanan kesehatan mental atau dokter anak. Banyak penyedia layanan kesehatan mental dan medis saat ini menyediakan layanan melalui telehealth atau konsultasi melalui media daring.

Prioritaskan perawatan diri Anda sendiri

Adanya tuntutan pekerjaan jarak jauh, pembelajaran jarak jauh bagi anak, pengasuhan anak, hingga mengelola segala hal terkait kebutuhan rumah tangga dapat memengaruhi kesehatan mental dan fisik Anda serta dinamika rumah tangga Anda. Cobalah bersabar dan realistis dengan anak Anda dan diri Anda sendiri, saat Anda beradaptasi dengan jadwal dan rutinitas baru Anda.

Ingatlah untuk selalu meluangkan waktu untuk istirahat. Jadwalkan waktu setiap hari untuk melakukan sesuatu yang dapat menenangkan diri Anda, seperti meditasi, beribadah, menelepon teman, melakukan hobi, atau kegiatan lain yang membantu Anda merasa lebih baik.

Leave Your Comment