Emergency Help! +62 811 866869
Advanced
Search
  1. Home
  2. Belajar dari Dian Sastro, Kenali Sedini Mungkin Tanda-tanda Autisme

Belajar dari Dian Sastro, Kenali Sedini Mungkin Tanda-tanda Autisme

  • February 19, 2020
  • 0 Likes
  • 51 Views
  • 0 Comments

Mengetahui gejala autisme pada anak sejak dini membantu anak mendapatkan penanganan yang tepat sehingga anak dapat memiliki hidup lebih baik dan mandiri.

Dian Sastro mengaku, jika anaknya diagnosa autisme pertama kali saat usia 8 bulan. Ibu dua anak ini mengungkap, ada sejumlah hal yang ia lihat berbeda dari anaknya, dibandingkan dengam anak-anak lain seusianya.

“Saya cukup beruntung karena waktu itu saya tuh termasuk orangtua yang ambisius gitu lho. Umur 6 bulan udah dimasukkin sekolah. Sehingga saya jadi bisa melihat perkembangannya anak lain seperti apa, anak saya dibandingkan dengan anak lain seperti apa. Dan itu kelihatan jelas bedanya,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan jika dirinya beruntung bisa mengenali tujuh ciri anak yang patut diwaspadai mengidap autisme. Sehingga ia bisa langsung membawa Shailendra ke ahli tumbuh kembang untuk penanganan lebih lanjut.

Usahanya pun membuahkan hasil. Dengan menjalani berbagai terapi dan intervensi selama empat tahun, di usia enam tahun, buah hatinya bersama Maulana Indraguna Sutowo sudah bisa lepas dari terapi dan bisa dianggap normal seperti anak lainnya.

Autisme atau autism spectrum disorder (ASD) sendiri merupakan serangkaian gangguan perkembangan saraf yang sebagian besar ditandai dengan gangguan fungsi sosial dan gangguan komunikasi.

Terkait tujuh ciri yang harus diwaspadai seperti yang diungkap Dian Sastro, Ketua Masyarakat Peduli Autis Indonesia (MPATI), Gayatri Pamoedji menyebutkan jika ciri utama ini bisa merupakan bentuk skrining yang bisa dilakukan secara manual oleh setiap orangtua.

Tujuh ciri tersebut ialah:

  1. Apakah anak Anda memiliki ketertarikan pada anak-anak lain?
  2. Apakah anak menunjuk pada hal yang disukai?
  3. Apakah anak Anda mau menatap mata Anda lebih dari 1-2 detik
  4. Apakah anak Anda mau meniru ucapan, ekspresi wajah ataupun gerak-gerik Anda?
  5. Apakah anak Anda bereaksi ketika namanya dipanggil?
  6. Apakah anak Anda mau melihat kearah benda yang Anda tunjuk?
  7. Apakah anak Anda pernah bermain pura-pura atau role play?

“Jika Anda menjawab ‘tidak’ terhadap minimal dua dari pertanyaan di tersebut, maka perlu mengajak anak ke ahli,” ungkap Gayatri.

Leave Your Comment