Emergency Help! +62 811 866869
Advanced
Search
  1. Home
  2. Begini Cara Mengajarkan Anak Autis untuk Makan yang Benar

Begini Cara Mengajarkan Anak Autis untuk Makan yang Benar

  • August 29, 2019
  • 0 Likes
  • 39 Views
  • 0 Comments

Mendidik dan mengasuh anak autis seperti anak sulung Dian Sastrowardoyo tentu bukan hal yang mudah. Anda memerlukan kesabaran ekstra dalam menghadapi tingkah laku mereka.

Autism spectrum disorder (ASD) adalah gangguan perkembangan yang memengaruhi anak-anak autis berinteraksi dan berkomunikasi.

Anak-anak autisme akan mengalami kesulitan ketika berhubungan atau berkomunikasi dengan orang lain. Mereka juga akan mengalami kesulitan melakukan kontak mata, sering menarik diri hingga tidak tertarik secara sosial.

Meskipun autisme tidak ada obatnya, Anda sebagai orangtua masih memiliki harapan melalui perawatan yang tepat. Terapi tersebut akan membantu tumbuh kembang anak autis dalam berinteraksi dan lainnya.

Namun, Anda juga tetap harus memahami pola asuh dan didik yang khusus untuk anak autis di rumah. Salah satunya dalam hal mengajarkan anak autis makan yang benar.

Melansir dari National Autistic Society, beberapa anak autis mungkin sangat sensitif terhadap tekstur, rasa hingga bau makanan tertentu.

Bahkan, ada pula yang takut mencoba makanan baru. Akibatnya, mereka terlalu aktif dan sulit duduk tenang di kursi meja makannya.

Dalam situasi ini Anda perlu melakukan cara khusus untuk menenangkannya agar mereka mau mengonsumsi makanannya.

1. Pujilah lebih dulu kemampuan mereka yang semakin maju atau hebat.

2. Latih mereka duduk di kursinya sendiri lalu perkenalkan orang lain yang duduk di sekitarnya secara perlahan.

3. Berikan sesuatu yang menghibur untuk menarik perhatian dan fokusnya.

4. Setelah tenang, mulailah beri mereka makan yang disukai dan secara bertahap kenalkan dengan makanan baru.

5. Jangan marah ketika anak autis menolak makanannya dan meninggalkan meja makan, cukup keluarkan piringnya.

6. Jangan melarang mereka menggunakan tangan selama makan. Anda hanya perlu kesabaran ekstra dalam memperkenalkan peralatan makan seiring berjalannya waktu.

 

Sumber: Suara.com

Leave Your Comment